Selamat datang di blog DIAN RAHAYU PUTRA

Go to Blogger.This is Bloggerized by Dianrahayuputra - http://myblogdianrputra.blogspot.co.id

NGE-BLOG BRO

blog penuh dengan informasi hal terbaru tentang segala hal yang anda butuhkan mengenai berbagai aspek kegiatan.This is Bloggerized by Dianrahayuputra - http://myblogdianrputra.blogspot.co.id.

ini jurusanku AGROTEKNOLOGY UNIVERSITY OF SUBANG

jurusan kuliahku ialah fakultas pertanian membangun ketahanan pangan untuk indonesia, agar pada sektor ini dapat lebih maju dan berkontribusi untuk indonesia.This is Bloggerized by Dianrahaayuputra - http://myblogdianrputra.blogspot.co.id.

MY FAVORITE

ini hobby admin nonton anime yang membuat lupa segalanya ketika menonton dan mendengarkan ceritanya yang penur ketegangan dan keceriaan.This is Bloggerized by Dianrahayuputra - http://myblogdianrputra.blogspot.co.id.

COME BACK AGAIN TO DIAN BLOG

terimakasih telah melihat dan membuka laman ini, dan jangan pernah bosan untuk datang lagi.This is Bloggerized by Dianrahayuputra - http://myblogdianrputra.blogspot.co.id.

Tampilkan postingan dengan label badminton. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label badminton. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Januari 2016

Ronald/Melati Tundukkan Ganda Campuran Senior Thailand

(India GP Gold 2016) Ronald/Melati Tundukkan Ganda Campuran Senior Thailand


(Jakarta, 28/1/2016)
Tiket babak perempat final India Open Grand Prix Gold 2016 direbut pasangan muda ganda campuran Indonesia, Ronald Alexander/Melati Daeva Octavianti, usai menundukkan lawan yang jauh lebih senior, Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam. Pasangan asal Thailand ini ditaklukkan Ronald/Melati dalam dua game langsung dengan skor 15-21, 17-21 dengan durasi pertandingan sepanjang 30 menit.
Mengomentari kemenangan atas Prapakamol/Thoungthongkam, Ronald/Melati mengaku bahwa konsentrasi menjadi kunci utama kesuksesan mereka. Hal ini dikatakan Ronald yang dihubungi Badmintonindonesia.org di Lucknow, India.
“Fokus dan konsen sih, itu kuncinya. Kami tetap bermain menyerang yang memang menjadi andalan kami. Karena kalau mengikuti permainan mereka ya kami kalah matang karena lawan lebih berpengalaman,” tutur Ronald, yang bersama Melati menjadi runner up di Macau Open Grand Prix Gold 2015.
“Pelatih kami (Enroe Suryanto), juga memberi instruksi yang sama, harus jaga fokus terus dan pola mainnya jangan berubah, menyerang terus,” tambahnya.
Ronald/Melati kembali akan ditantang wakil dari Negeri Gajah Putih pada babak perempat final yaitu Puavaranukroh Dechapol/Sapsiree Taerattanachai. Kedua pasangan tercatat belum pernah saling bertemu, Dechapol/Taerattanachai juga merupakan kombinasi baru yang belum lama berpasangan. Sebelumnya, Taerattanachai berpasangan dengan Sudket Prapakamol dan Maneepong Jongjit.
“Peluang untuk menang itu ada, apalagi lawannya satu angkatan dengan kami. Yang pasti kami harus siap dan tidak boleh lengah,”tambah Ronald.
“Untuk pemain-pemain ganda campuran, kami terus mempersiapkan mereka lagi dari segi non-teknis, supaya mereka bisa mencapai target yang diharapkan,” ucap Enroe yang dihubungi dari Jakarta.
Ronald/Melati sementara menjadi wakil kedua yang melaju ke perempat final. Pemain tunggal putri Maria Febe Kusumastuti lebih dulu lolos dengan menekuk Iris Wang dari Amerika Serikat, dengan skor 9-21, 21-17, 21-17. Masih ada kesempatan menambah satu wakil lagi lewat pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Debby Susanto yang baru akan bertanding.

PBSI Dapat Penghargaan Sebagai Insan Olahraga Terbaik 2015

PBSI Dapat Penghargaan Sebagai Insan Olahraga Terbaik 2015

(Jakarta, 25/1/2016)
Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mendapat penghargaan sebagai insan olahraga terbaik dari Msports Of The Year 2015. Prestasi yang berhasil ditelurkan atlet bulutangkis Indonesia dinilai layak untuk diberikan penghargaan.
PBSI berhasil melahirkan generasi baru yang akan menjadi andalan bulutangkis masa depan. 
"Terus terang ini sebuah kejutan. Kami tidak menyangka dipilih oleh masyarakat dan komunitas yang di sini diwakili oleh MSports sebagai insan olahraga terbaik," tutur Achmad Budiharto, Wakil Sekjen PBSI.

Achmad Budiharto mengatakan, penghargaan ini menjadi sebuah tantangan untuk PBSI agar ke depannya bisa lebih berprestasi. 

"Ini juga menjadi tantangan untuk kami agar berbuat lebih baik. Kami ingin ke depannya penghargaan ini tidak hanya sekadar julukan, tetapi kami ingin benar-benar mewujudkannya, yaitu dengan menghasilkan banyak prestasi agar dapat membanggakan negara dan bangsa Indonesia," tambah Budi.
Tahun 2016, PBSI menargetkan gelar dari lima turnamen penting yaitu Kualifikasi Piala Thomas dan Uber di India, All England Open, Piala Thomas dan Uber di Tiongkok, Olimpiade Rio 2016 serta Super Series Finals di Dubai. (*)
luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com