Selamat datang di blog DIAN RAHAYU PUTRA

Go to Blogger.This is Bloggerized by Dianrahayuputra - http://myblogdianrputra.blogspot.co.id

NGE-BLOG BRO

blog penuh dengan informasi hal terbaru tentang segala hal yang anda butuhkan mengenai berbagai aspek kegiatan.This is Bloggerized by Dianrahayuputra - http://myblogdianrputra.blogspot.co.id.

ini jurusanku AGROTEKNOLOGY UNIVERSITY OF SUBANG

jurusan kuliahku ialah fakultas pertanian membangun ketahanan pangan untuk indonesia, agar pada sektor ini dapat lebih maju dan berkontribusi untuk indonesia.This is Bloggerized by Dianrahaayuputra - http://myblogdianrputra.blogspot.co.id.

MY FAVORITE

ini hobby admin nonton anime yang membuat lupa segalanya ketika menonton dan mendengarkan ceritanya yang penur ketegangan dan keceriaan.This is Bloggerized by Dianrahayuputra - http://myblogdianrputra.blogspot.co.id.

COME BACK AGAIN TO DIAN BLOG

terimakasih telah melihat dan membuka laman ini, dan jangan pernah bosan untuk datang lagi.This is Bloggerized by Dianrahayuputra - http://myblogdianrputra.blogspot.co.id.

Tampilkan postingan dengan label ekonomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ekonomi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Januari 2016

Mampukah Paket Ekonomi Jilid IX Turunkan Harga Daging?

Mampukah Paket Ekonomi Jilid IX Turunkan Harga Daging?

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah baru saja merilis paket ekonomi Jilid IX kemarin. Dalam paket tersebut, pemerintah akhirnya memutuskan untuk mendatangkan sapi atau kerbau bakalan serta dari produk daging tersebut tanpa tulang dari negara lain. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendapat tugas untuk menetapkan negara dan unit usaha untuk memasukan sapi atau kerbau dengan memperhatikan ketentuan Organisasi Kesehatan Hewan (OIE).

Direktur ‎Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati mengaku sangsi atas langkah tersebut. Kebijakan pemerintah tersebut dianggap tidak mampu menurunkan harga daging di pasaran. "Kalau persoalan itu, penyederhanaan impor daging tidak garansi harga daging turun," ujarnya kepada Liputan6.com, Jakarta, Kamis (28/1/2016).

Enny melanjutkan, persoalan daging tidak hanya mengenai pasokan. Akan tetapi, rantai tata niaga yang sampai sekarang kurang baik. Enny menilai, saat ini tata niaga ‎daging masih dikuasi oleh pemain-pemain besar yang memungkinkan pengaturan harga atau kartel.

"Tidak hanya feedloter ini sudah jaringan, mereka saling terhubung termasuk masalah kuota impor sudah tahu pasarnya oligopoli tapi pemerintah importasi dengan kuota artinya sudah saling berkepentingan," jelasnya.

Enny menegaskan, tata niaga sapi merupakan hal terpenting untuk mengendalikan harga sapi. Di sisi lain, dia mengatakan perlunya memperbaiki data pangan sehingga pengendalian harga menjadi lebuh mudah.

"Masalahnya kita punya data benar akurat berapa persediaan daging dan kebutuhan dan bagaimana distribusi sebenernya. Kalau punya data daerah yang disisir Jabodetabek Lampung, yang lain tidak disisir pemenuhan daging termasuk NTT makanya besar surplusnya. Begitu ada kapal ternak, kartel bergerak harga daging melonjak tetap murah impor," tandas dia.

Untuk diketahui, pemerintah mengumumkan paket kebijakan jilid IX yang isinya terdapat tiga poin. Dari tiga poin tersebut salah satunya mengenai kebijakan demi menurunkan harga daging sapi di pasaran.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengungkapkan kebijakan tersebut yaitu‎ menetapkan negara atau zona dalam suatu negara, unit usaha atau farm untuk pemasukan ternak dan/atau produk hewan ternak itu sendiri. "Dengan demikian, pemasukan ternak dan produk hewan dalam kondisi tertentu tetap bisa dilakukan," kata Darmin.

Penetapan zona wilayah impor tersebut nantinya juga memberikan peluang bagi negara-negara lain tidak hanya Australia saja yang bisa memasok sapi bakalan atau daging sapi ke Indonesia.

Namun begitu, penetapan zona wilayah ini, Darmin menegaskan tetap tergantung dari‎ Organisasi Kesehatan Hewan Internasional (OIE) apakah negara yang bersangkutan dinyatakan bebas dari penyakit mulut dan kuku.

Ada pun jenis ternak yang dapat dimasukkan ke Indonesia nantinya berupa sapi atau kerbau bakalan, sedangkan produk hewan yang bisa didatangkan berupa daging tanpa tulang dari ternak sapi atau kerbau. 

"Kebijakan ini diharapkan mampu menstabilisasi pasokan daging dalam negeri dengan harga yang terjangkau dan kesejahteraan peternak tetap meningkat," ujar Darmin.

Darmin memaparkan, kebutuhan nasional daging sapi adalah 2,61 per kapita pada 2016 sehingga kebutuhan nasional setahun mencapai 674,69 ribu ton atau setara dengan 3,9 juta ekor sapi.

Sayangnya, kebutuhan tersebut belum dapat dipenuhi oleh peternak dalam negeri, karena produksi sapi hanya mencapai 439,53 ribu ton per tahun atau setara dengan 2,5 juta ekor sapi. Jadi terdapat kekurangan pasokan yang mencapai 235,16 ribu ton yang harus dipenuhi melalui impor. (Amd/Gdn)

harga minyak dunia turun

Harga Minyak Turun Jadi Momentum Tepat Rilis Paket Ekonomi

Liputan6.com, Jakarta - Direktur ‎Institute for Development of Economics and Finance (Indef)  Enny Sri Hartati men‎yambut positif keputusan pemerintah untuk merilis paket kebijakan ekonomi jilid IX terutama mengenai ketenagalistrikan.‎
Enny menuturkan, hal tersebut jadi momentum tepat ketika harga minyak sedang turun. Dia mengatakan, kondisi harga minyak dunia yang murah menjadi tenaga tambahan untuk mendorong percepatan infrastruktur ketenagalistrikan.
"Ada momentum minyak dunia turun, jadi PT PLN masih tergantung BBM," kata dia kepada Liputan6.com, Jakarta, Kamis (28/1/2016).
Dia juga mengatakan, paket tersebut juga mengurangi ketergantungan pasokan listrik dari pusat. Jadi, paket tersebut mendorong peran serta daerah dalam pembangunan.

Meski begitu, pihaknya mengingatkan penurunan harga minyak tak akan berlangsung lama. Untuk pembangunan jangka panjang mesti memperhatikan subtitusi bahan bakar.
"Tenaga listrik terlalu sentralistik, peran serta daerah sangat terbatas. Kalau ada deregulasi ada percepatan pasokan PLN," tutur dia.
"Cuma memang diperhatikan program jangka panjang. Sampai kapan akan harga minyak akan rendah," kata Enny.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, pemerintah akan menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) untuk mempercepat pembangunan ketenagalistrikan. Langkah itu untuk memenuhi kebutuhan listrik serta meningkatkan rasio elektrifikasi.
Pemerintah menargetkan kapasitas terpasang mencapai 53 Gigawatt (GW) dengan energi terjual 220 triliunwatthour (TWh) sampai 2015. Sedangkan rasio elektrifikasi saat ini 87,5 persen.
Untuk mencapai rasio elektrifikasi sampai 97,2 persen pada 2019 diperlukan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan sekitar 8,8 persen per tahun.
Karena itu, pemerintah menunjuk PLN untuk mempercepat pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.
Pemerintah akan mendukung langkah PLN seperti menjamin tenaga primer, kebutuhan pendanaan dalam bentuk PMN dan lain-lain. Juga pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT), penyederhanaan izin melalui PTSP, penyelesaian konflik tata ruang, penyediaan tanah, serta pembentukan badan usaha sendiri yang menjadi mitra PLN dalam penyediaan listrik. (Amd/Ahm)

Rabu, 06 Januari 2016

Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengadakan rapat pembahasan pengelolaan lahan gambut. Rapat ini dilaksanakan di rumah dinas JK.

Sejumlah menteri terkait pembahasan lahan gambut terlihat berdatangan di rumah dinas JK yang berlokasi di Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (7/1/2016). 

Menteri yang hadir yakni Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas Sofyan Djalil, Menteri Sosial Mensos Khofifah Indar Parawansa,
Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Haddad.

"Pembahasannya soal restorasi lahan gambut yang direncanakan berjalan selama 5 tahun," kata juru bicara JK, Husain Abdullah, dalam pesan singkatnya.

Rapat ini membahas sejumlah persoalan terkait lahan gambut termasuk pembentukan Badan Restorasi Lahan Gambut oleh pemerintah.

"Iya termasuk Badan Restorasi Lahan Gambut," ujar dia.

Hingga saat ini rapat masih berlangsung. Belum diketahui apakah dalam rapat ini juga akan disinggung soal kekalahan pemerintah dalam persidangan kasus kebakaran hutan. 
(mnb/aan)JK Rapat Bahas Lahan Gambut
luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com